Belajar Mengenal Rosul Lewat Seni Hadroh

Seni hadrah (rudat) merupakan salah satu kesenian tradisi di kalangan umat Islam. Kesenian ini berkembang seiring dengan tradisi memperingati Maulid Nabi di kalangan umat islam. Kesenian ini menggunakan syair berbahasa Arab yang bersumber dari kitab Al-Barzanji, sebuah kitab sastra yang terkenal di kalangan umat islam yang menceritakan sifat-sifat Nabi dan keteladanan akhlaknya. ”Dulu seni hadrah berkembang dengan pesat di kalangan pesantren-pesantren. Namun kini perkembangan seni musik ini sudah sangatlah pesat hampir seluruh di setiap kampung pasti memili satu atau lebih grub seni musik Hadroh ini. Kampung Panca Karsa Purna Jaya ini misalnya, untuk menghindari pengaruh budaya yang merusak mental remaja. Kampung ini memberikan bantuan berupa alat hadroh yang sekarag di gunakan oleh para santri TPA Miftakhul Huda Kampung PKP Jaya.

Dok. Panitia PHBI acara Isro’ wal Mi’roj Nabi Muhammad SAW 1439 H.

Setiap peringatan hari besar Islam kini grub hadroh inilah yang selalu menjadi penyemarak suasana peringatan. Seperti acara maulid dan acara isro’ mi’roj Nabi Muhammad SAW kemarin.

 

Anggota Grub Hadroh Miftakhul Huda

Grub seni Musik Hadroh ini merupakan grub baru yang anggotanya merupakan santri TPA Miftakhul Huda dan hampir seluruh anggotanya ialah santri perempuan.

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.